Kamis, 24 Juni 2010

Memasak Mie Instant agar 'terlihat' lebih sehat

Mengapa saya memberi tanda kutip di kata: terlihat? Karena yang menilai saya, bukan ahli gizi. Hehehe...Kalau sampai salah, tak mudah dipertanggungjawabkan...

***

Nah, saya mau share mengenai cara memasak mie ala saya ini. Kenapa ada mie macam begini? Karena kata banyak orang, mie instan itu tak sehat. Sedikit mengurangi racunnya laahhh...

***
1. Siapkan peralatan dan bahan- bahan yg anda punya (kalo saya, hasil nguprek lemari es), sedapatnya apa, ya cemplungin. Hasil improvisasi... :)

2. Bahan yg kemaren saya pakai adalah:
  • mie instant 8 bungkus (wow, jangan salah, yang makan orang 8 juga)
  • smoke beef 2 lembar
  • telur 4 butir
  • tomat gede 2 butir
  • daun bawang beberapa
***

Cara Masaknya:
1. Rebus mie instant di air mendidih, sampai empuk, tidak benar-benar lembek. Tiriskan. Buang airnya. Masukkan bumbu cair (kecap, saus dan minyak goreng),
2. Rebus juga smoke beef di air mendidih, sampai empuk. tiriskan. Potong seperti daging asap/ mie
3. iris- iris Tomat
4. Iris- iris daun bawang
5. Panaskan wajan, masukkan 2 sendok mentega, sampai meleleh.
6. Orak- arik telur
7. Masukkan Tomat, daun bawang, bumbu kering dan beef.
8. Agak panas, masukkan mie yang telah dibumbu basah
9. Aduk- aduk sampai rata dan mencapai kelembekan dan panas sempurna
10. Sajukan

***

Kemaren sih, habis...bis...bis...
Mau coba?

Jumat, 18 Juni 2010

Televisi, layar sejuta warna sejuta cerita

Hmmm... pagi ini ga main badminton.
Gara- garanya kaka ga mao anterin. Hooooaaa... ;(
Dalam hati dongkol buanget. Abis, seminggu penuh nungguin hari Sabtu supaya bisa main badminton, eh ujung- ujungnya ga jadi.

***

Ya udah, bangun tidur ada remote.
Tahu kan apa yang akan saya lakukan dengan benda keramat satu itu?
Dimakan? bukan
Dimandiin? apalagi...
Ya jelas, di pencet lah. Teve nyala. Pindah- pindah channel.
Bosan...


***

Sambil ganti- ganti chanel antara cartoon, berita dan infotainment, saya dapet ilham buat nulis di blog tentang televisi ni.
Seperti judulnya, benda kotak ajaib ini mampu membuat orang biasa jadi luar biasa.
yang luar biasa bisa di jadikan biasa aja.

***

Miris + jengkel waktu liat infotainment.
Dimana- mana yang muncul artis- artis yang sedang terlibat kasus video mesum.
Mulanya cuma di infotaiment, lalu sekarang merambah ke berita.
Untung saja Spongebob favorite saya ga ngikut.
Hi... hi... hi...
Mana SBY, Megawati dan tokoh- tokoh papan atas ikut berkomentar lagi.
Kaya ga ada yang pantas untuk lebih diperhatikan aja.

***

Kasus Century agaknya mulai terlupakan karenanya.
Ck..ck...ck...

***

Apa sih lebihnya artis daripada kita?

Ga ada.
Mungkin bedanya, dia agak cakep ketimbang kita.
Dia keluar masuk Tipi.
Selebihnya... Nothing.
T'rus kenapa mereka di ekspos segitunya?

***

Ada berita yang membuat saya tergugah,
di daerah Tangerang, ada bermukim para Cina Benteng.
Hidupnya d pinggiran kali.
Kini mereka musti pergi dari sono karena Pemerintah akan membangun sesuatu.
Kasihan...
Mana yang diinterview udah tua lagi.
Kerjaannya jualan siomay.
Saya sampai nangis liatnya. Aduh... Ironis banget.
Cina- cina Glodog ngumpulin rumah sebanyak- banyaknya
Cina Benteng?

***

Harusnya pemerintah lebih merhatiin itu kan?
Bukan malah simpatik sama "tokoh video mesum"

***

Nah, balik lagi ke Video Mesum, saya pikir, pemerintah ga adil.
Dan kasihan si vocalist juga.
Coba kalo vocalist itu ga terkenal, ga akan diusutlah tu kasus.
Pemerintah mana tahu sih pelaku video mesum yang namanya Tono, Budi, Akri, Eko?
Hanya karena sang Vocalist terkenal aja.
Kasihan... Bukankah selebriti juga manusia?


Let me show you my office

sesuai janji saya, saya akan tunjukan pada anda...cekidot yah